Lobster, Laugh and Love. Life.

There are many ways to keep yourself sane. Kalau saya salah satunya adalah ngumpul bareng temen-temen. Apakah nantinya kami akan berbagi cerita sedih atau bahagia, yang penting ngumpul dulu. Jadi kalo ada ajakan ngumpul-ngumpul gitu biasanya saya usahakan untuk bisa datang. Seperti acara ngumpul-ngumpul bareng temen-temen BloggerNgalam Minggu malam kemarin. Gak cuma ngumpul, kali ini kami sekalian nyobain warung lobster baru di Malang, namanya Angry Kitchen.

Seperti biasa, sambil nunggu semua personel ngumpul, kami semua ngobrol haha-hihi. Mulai dari update gosip kabar masing-masing, lalu mulailah becanda soal macem-macem. Perlukah saya cerita kalau kami juga baru ngoprek Snapchat untuk pertama kalinya? Haha.. Ya begitulah. Itulah yang terjadi kalau kamu ngumpul sama temen-temen. Pasti ada aja hal-hal bodoh yang dilakukan.

Oh, soal lobsternya.. di Angry Kitchen ada pilihan lobster tawar dan laut. Trus ada pilihan ukuran juga mau yang Biggest (300 gr), Friendship (500 gr), Family (1000 gr). Karena kami menjunjung tinggi persahabatan, jadi kami pilih Friendship, dengan bumbu asam manis dan lada hitam.

Lobster Asam Manis -yang lada hitam ga sempat kefoto-

Rasanya oke sih. Karena lobster, sebagaimana sodara-sodaranya seperti udang, kepiting emang udah enak dari sononya. Sayangnya bumbunya kayak kurang meresap, kurang nendang dan kurang melimpah ruah aja gitu. Jadi kalo buat makan rame-rame, kami jadi rebutan bumbu. Hahahaa...

Bahagia menyambut lobster/IG: Angry_kitchen
See our happy faces? Awawawaw... Itu ada saya, Haqqi, Sheila, Mbak Dian, Bang Sandy, Ical, Mbak Neng, Athya, Inal dan Yaniko. Pokoknya klo urusan makan-makan kami insya Allah bahagia selalu lah. Saya harap kamu pun jangan sampai lupa untuk tetap bahagia dan sering tertawa.

See you at next lobster-and-laugh-date!

Comments

Popular Posts