Sudah cukup lama aku mengenalnya. Menempuh jalan yang sama setiap hari, tujuan kami sebenarnya sama. Tapi kami lebih suka jalan sendiri-sendiri.
Kenapa tidak bergandeng tangan saja lalu jalan bersama-sama?
Karena setiap tangan kami saling menggenggam, tiba-tiba aku atau dia ingin menempuh jalan yang berbeda.
.: adiwardhani :.
Pengisi Daya
Aku selalu bilang pada diriku sendiri, bahwa mencintaimu ini sebenarnya urusan mudah. Kamu mungkin tidak menyadarinya, tapi setiap berada d...
Sudah cukup lama aku mengenalnya. Menempuh jalan yang sama setiap hari, tujuan kami sebenarnya sama. Tapi kami lebih suka jalan sendiri-sendiri.
Kenapa tidak bergandeng tangan saja lalu jalan bersama-sama?
Karena setiap tangan kami saling menggenggam, tiba-tiba aku atau dia ingin menempuh jalan yang berbeda.
.: adiwardhani :.
Kenapa tidak bergandeng tangan saja lalu jalan bersama-sama?
Karena setiap tangan kami saling menggenggam, tiba-tiba aku atau dia ingin menempuh jalan yang berbeda.
.: adiwardhani :.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
-
Why you have to blame somebody else while the main problem is in you?. You and your fear. You and your anger. You and your dream. You ...
-
Tiba-tiba saya teringat kata-kata Soe Hok Gie dalam buku Catatan Seorang Demonstran: "Seorang filsuf Yunani pernah berkata bahwa nasi...
-
Malang lama-lama makin mirip Bandung. Mulai dari perbaikan taman-tamannya, budaya kreatif yang mulai berkembang, juga kafe-kafe lucu yang mu...


0 comments