Film Coldplay: A Head Full of Dreams

Tadinya saya pikir, film Coldplay: A Head Full of Dreams adalah liputan konser A Head Full of Dreams seperti yang pernah mereka buat sebelu...

Kalah terus nih Garuda? :(

Ngomongin basket dikit ya..

I don't know what happened with Garuda Flexi Bandung (GFB). Main di kandang, dari 5 game baru menang 2 kali, ketika lawan Satya Wacana Angsapura Salatiga dan Muba Hangtuah IM Sumsel yang di atas kertas memang bukan lawan yang imbang untuk GFB. Padahal di laga pembuka seri II ini Garuda sempat memberikan perlawanan sengit terhadap Pelita Jaya Esia (PJE), tim yang memegang rekor tak terkalahkan dari 10 pertandingan sejak seri pertama NBL digelar. Pertama kalinya dalam sejarah kompetisi basket nasional, pertandingan berlangsung sampai double overtime, berarti kedua tim ini memang berimbang walaupun kelihatan jelas ada banyak celah dalam permainan GFB. Saat itu saya pikir semangat GFB akan kembali bangkit dan sesuai target akan menyapu bersih semua game, tapi ternyata tidak :(.

Suporter kecewa, itu pasti. Pemain, manajer, pelatih dan ofisial GFB, apalagi. But as a fan, kita nggak akan berhenti mendukung tim jagoan kita kan? So do I. Soal apakah pelatihnya perlu diganti, pemainnya perlu berhenti jadi artis, atau apapun itu, rasanya manajer dan orang-orang intern GFB yang lebih tahu. Kelemahan tim satu ini sudah sangat jelas di depan mata dan begitu pun solusinya. Maka, berbenahlah karena kami juga tidak akan menyerah walaupun kalah. Suporter cuma bisa mendukung, teriak-teriak, nyanyi-nyanyi di lapangan, dan berdoa. Semoga itu cukup memberikan semangat buat GFB untuk terus dan menghasilkan kemenangan. We're on your back :).


gambar diculik dari : www.mainbasket.wordpress.com

Agustinus Dapar Sigar (Aguy) #24
Guard Garuda Flexi Bandung


He deserves a championship rings

November Pagi Itu

Kalau saya tinggal di New York, mungkin kemarin siang saya sudah berada di American Museum Of National History. Melihat kerangka dinosurus, atau asik main-main di Hayden Planetarium. Sore harinya, saya bersama warga Manhattan bersiap di sepanjang central Park West menunggu pawai tahunan Macy's Day Parade. Suasananya mirip seperti pawai 17 Agustus di Indonesia. Tidak berlama-lama menonton pawai, karena harus segera pulang untuk menyiapkan hidangan Thanksgiving. Ada kalkun panggang, kaserol kentang, pai labu, jelly cranberry, cocktail dan tentu saja anggur. Hmm...yummy! selamat makan!.

Esok paginya, adalah hari belanja sedunia. Yes, today it's Black Friday, dimana toko-toko menggelar cuci gudang besar-besaran. Banyak toko yang biasanya buka pukul 10 pagi, di hari Jum'at ini sudah buka sejak pukul 5 pagi. Bahkan di beberapa toko ada juga yang mengantri sejak sehari sebelumnya :D. Black Friday adalah pertanda dimulainya musim belanja untuk persiapan natal. Walaupun saya tidak ikut merayakan natal, tapi godaan diskon memang susah dilawan. Kalau tidak menyusun anggaran dan daftar belanjaan dengan cerdas, bisa kalap dan tidak baik untuk kantong.


.


Eh tapi itu kan kalau saya tinggal di New York ya, kenyataannya kan tidak. Saya ada di sebuah negara yang berada ribuan mil dari sana, tidak merayakan Thanksgiving dan Black Friday, hanya hari-hari pre-weekend seperti biasanya. Menikmati udara segar setelah hujan dengan secangkir teh panas dan biskuit cokelat, menonton acara ulang tahun sebuah stasiun TV, asik di depan laptop dan setumpuk buku, ditemani music player yang tiba-tiba secara acak memainkan lagu ini :

And you ask me what I want this year
And I try to make this kind and clear
Just a chance that maybe we'll find better days
Cuz I don't need boxes wrapped in strings
And desire and love and empty things
Just a chance that maybe we'll find better days

(Goo Goo Dolls - Better Days)



. Another perfect day, i guess. Thank You :)





Salah mengenal Sejarah (Foto Bung Tomo)



Kalau anda googling tentang Bung Tomo, foto ini pasti muncul di bagian paling atas. Pelajaran sejarah kemudian mengajarkan bahwa foto tersebut adalah foto ketika Bung Tomo sedang berorasi untuk membakar semangat perlawanan para pejuang dalam perang 10 November 1945 di Surabaya. Tidak salah kalau wikipedia pun mencantumkan foto di atas dalam halaman Peristiwa 10 November 1945.

Tapi tahukah anda kalau foto tersebut bukan diambil pada saat perang tersebut terjadi?. Dalam program Mata Najwa episode Kronik Historika kemarin malam, Bonnie Triyana, Pemred Majalah Historia Online mengatakan bahwa foto tersebut ternyata bukan saksi bisu perang kemerdekaan seperti yang kita kenal selama ini. Yudhi Soerjoatmodjo, kurator foto,menemukan bahwa foto ini sebenarnya terjadi tahun 1946. Foto ini diambil ketika Bung Tomo berpidato untuk mengumpulkan bahan bantuan bagi korban perang 10 November 1945. Peristiwa itu tidak terjadi di Surabaya, melainkan di Malang, tempat saya tinggal :D (Walaupun ada juga sumber lain yang menyebutkan kalau foto tersebut diambil di Mojokerto).

Dari episode Mata Najwa kemarin juga diungkap beberapa fakta sejarah lain, termasuk salah satunya sejarah yang paling sering dipelintir : Peristiwa Gerakan 30 September 1965. Dari hasil visum 7 perwira Angkatan Darat tidak ditemukan bahwa pernah terjadi pencongkelan mata dan penyiletan alat kelamin yang katanya dilakukan oleh Gerwani. Sebenarnya Presiden Sukarno sudah pernah menyatakan bahwa dalam pidatonya bahwa memang jasad para perwira tersebut utuh, tidak ada luka iris dan luka potong, tetapi pidato beliau sudah tidak didengar lagi oleh pers, mengingat beliau sudah dilengserkan ketika itu. Monopoli kebenaran? Propaganda? Tentu saja. Dan harus diakui bahwa propagandanya berhasil.

Banyak cerita sejarah yang kita dengar, tapi kita tidak bisa memastikan apa yang kita dengar adalah benar. Kesalahan dalam pencatatan sejarah selama ini adalah bahwa sejarah selalu ditulis oleh yang menang perang, oleh penguasa. Seharusnya sejarah dicatat seperti statistik pertandingan bola, ditulis detail, urut, apa adanya dan tanpa intervensi. Cerita di balik layar, komentar penonton, pemenang dan mereka yang kalah, hanyalah bumbu dibalik peristiwa sebenarnya. Bukan begitu?

Borobudur. Premonition?

Lokasi : Di sebuah kafe tempat kami biasa berkumpul, main kartu atau nebeng bandwith
Waktu : Siang hari, sekitar beberapa bulan lalu

A : "Bosen ini foto Borobudur pasti gitu-gitu aja. Pasti ntar yang menang yang foto senja trus siluet patung Budha."
B : "Mau gimana lagi emang?"
A : "Gimana gitu kek, Borobudur segitu gedenya pasti masih bisa dieksplor lah foto-fotonya."
B : "Aku pernah liat foto Borobudur bagus, ngambilnya dari jauh, trus pas masih ada kabutnya"
A : "Ini?" (mengarahkan laptopnya pada B)


gambar diambil dari : bukit-menoreh.webs.com


B : "Iya itu. Ada lukisannya juga lho. Keren ya,... magis gitu keliatannya"
A : "Ini ngambilnya dari Bukit Menoreh. Lumayan kalo jalan (dari Borobudur)"
C : "Aku kapan itu mimpi Borobudur"
A : "Mimpi menang lomba foto ini tah?"
C : "Gak sampek menang seh, tapi agak horor. Bangun aja masih kerasa deg-degan.
A : "Mimpi apa emangnya?"
C : "Aku mimpi motret Borobudur, buat lomba ini paling. Aku sendirian pas itu. Terus aku muterin Borobudur kan, sampai naik ke stupa yang paling atas. Udah selesai, aku turun. Nah pas mau turun itu, tiba-tiba Borobudur ketutup abu mulai dari puncak. Orang-orang yang lagi di atas situ tiba-tiba teriak nyuruh turun. Ya udah aku lari turun ke bawah. Lari itu rasanya nggak sampek-sampek. Terus yang tadinya Borobudur sepi, tiba-tiba di bawah jadi banyak orang, turun tangga jadi desek-desekan, pokoke sumpek, terus puanas pol"
A : "Hujan abu?"
C : "Nggak ngerti. Pokoknya Borobudur tiba-tiba jadi abu-abu, kayak kalo orang ngeliat matanya Medusa, itu kan pelan-pelan jadi batu, nah ini juga kayak gitu. Dari atas terus ke bawah, pelan-pelan (Borobudur) ketutup abu"
A : "Abu beneran apa cuma berubah warna jadi abu-abu?"
C : "Mbuh. Tapi asli medeni. Bayangno ae.."
B : "Terus?."
C : "Terus aku bangun, deg-degan, kaget."

------------------------------------------------------------------------

Kemarin lusa

Sumber : Solopos.com

BOROBUDUR DITUTUP


JIBI/BISNIS/Yayus Yuswoprihanto
BOROBUDUR DITUTUP- Stupa Candi Borobudur di Magelang dan pepohonan di sekitarnya terlihat tertutup debu vulkanik akibat letusan Gunung Merapi, Minggu (07/11). Candi yang masuk dalam salah satu keajaiban dunia tersebut ditutup untuk umum sampai batas waktu yang tidak ditentukan akibat ketebalan abu Merapi.

------------------------------------------------------------------------



Borobudur ketutup abu. Premonition? Kebetulan?

Remember the first November

capture penunjuk waktu dari netbook saya,
ketika sedang asyik chatting via YM lalu tiba-tiba internet mati karena lupa bayar



"Remember, remember the fifth of November"
- V For Vendetta

Buat apa buru-buru ke tanggal 5 November, hari ini masih tanggal 1 November. Ya, tentu saja bagi mereka yang sudah punya agenda penting di bulan ini, seperti misalnya menikah, liburan, nonton NBL, tentu tidak sabar ingin November berjalan cepat menuju hari H. Sebaliknya, ada juga mereka-mereka yang berharap satu hari dalam November bisa jadi 30 jam sehari atau lebih supaya jarak dengan Desember tidak sedekat biasanya.

Saya, masuk bagian yang mana? Yang jelas saya ada bersama mereka yang memplesetkan kalimat di atas menjadi :

"Remember, remember the first of November"



Ah waktu, kamu memang tidak bisa ditipu.






*Secara kebetulan, wallpaper netbook juga V For Vendetta, dalam rangka Halloween :D