Film Coldplay: A Head Full of Dreams

Tadinya saya pikir, film Coldplay: A Head Full of Dreams adalah liputan konser A Head Full of Dreams seperti yang pernah mereka buat sebelu...

20.05.2010. Hari Kebangkitan Nasional

Ingat iklan 100 tahun Hari Kebangkitan Nasional di teve yang Deddy Mizwar baca puisi?. Kurang lebih begini lirik puisinya :

Bangkit Itu Susah

Bangkit itu susah..
Susah melihat orang lain susah
Senang melihat orang lain senang

Bangkit itu takut
Takut untuk korupsi
Takut untuk mengambil yang bukan haknya

Bangkit itu malu
Malu menjadi benalu
Malu karena minta melulu

Bangkit itu marah
Marah bila maratabat bangsa dilecehkan

Bangkit itu mencuri
Mencuri perhatian dunia dengan prestasi

Bangkit itu tidak ada
Tidak ada kata menyerah
Tidak ada kata putus asa

Bangkit itu aku
Aku untuk Indonesiaku


Bagaimana anda memaknai Hari Kebangkitan Nasional?



.: adiwardhani :.

19.10.2010

.
why did you choose to block, instead of unfollow?
did they/she/he hurt you that bad?
thus, i learn from twitter that.. yes, you can't please everyone.
.

13.05.2010

.

there’s a little truth behind every just kidding
a little curiosity behind every just wondering
a little knowledge behind every I don’t know
a little emotion behind every I don’t care

.

source : maap lupa

.: adiwardhani :.

Mei 1998 - Mei 2010

Saya tidak punya banyak kenangan tentang peristiwa Mei 1998. Waktu itu saya masih kelas 6 SD dan tinggal di Malang (seperti sekarang), yang seingat saya relatif aman dari kerusuhan seperti yang terjadi di Jakarta.

Sebagai anak SD yang baru belajar tentang politik dari pelajaran IPS di sekolahnya, saya pikir masyarakat negara ini sangat menghormati Presiden dan tidak mungkin berani 'kurang ajar' pada Presiden. Saya pikir kalau kita selama ini punya Presiden yang sama selama bertahun-tahun adalah memang masyarakat menginginkan beliau untuk memimpin negara ini, bukan karena alasan lain. Kalau mau minta presiden mundur, saya pikir hal itu akan dilakukan dengan baik-baik. Saya pikir lembaga DPR/MPR adalah benar-benar wakil rakyat yang menyuarakan aspirasi rakyat, mereka betul-betul bekerja, bukan cuma rapat. Saya pikir krisis moneter yang terjadi saat itu hanya akan berlangsung sebentar dan tidak akan berdampak buruk pada perekonomian Indonesia. Saya seperti termakan doktrin bahwa tidak ada yang salah dengan pemerintahan orde baru, sehingga rasanya aneh kalau masyarakat demo ingin menggulingkan pemerintahan. Saya pernah mendengar selentingan buruk tentang pemerintah, cuma saat itu saya tidak percaya.

Sampai hari itu. Ketika ribuan mahasiswa dengan berbagai atribut kampus turun ke jalan, berusaha menduduki gedung MPR. Semua menyuarakan suara yang sama, menuntut Presiden turun. Mahasiswa turun ke jalan dengan tangan kosong, cuma bermodal nyali, sementara yang dihadapi aparat bertameng dan bersenjata.

Entah apa pemicunya, tiba-tiba aparat dan mahasiswa saling menyerang. Aparat melemparkan gas air mata dan melepaskan tembakan. Barisan mahasiswa pecah, sebagian membubarkan diri, sebagian menyerang. Sebagian dipukuli, dianiaya, bahkan beberapa mahasiswi jadi korban pelecehan seksual. 4 Mahasiswa Trisakti tewas dalam peristiwa ini.

Belum lagi ternyata kisruh ini melebar ke isu SARA. Kaum etnis Cina jadi sasaran kekerasan. Tidak salah apa-apa dicegat, dipukuli, yang perempuan diperkosa. Bisa anda bayangkan rasanya menjadi mereka?

Kerusuhan di jalan semakin menjadi-jadi. Gedung dicoret-coret, toko-toko dilempari, dijarah, pusat perbelanjaan dibakar. Rasanya seperti semua orang sudah memendam amarahnya sekian lama dan hari itu semua sepakat untuk melampiaskan amarahnya dengan cara apapun. Apa yang bisa dirusak, dirusak. Tidak bersisa.

Ngeri.

Jakarta lumpuh. Soeharto mundur.

Peristiwa ini membukakan mata saya pada wajah bangsa ini sebenarnya. Tidak hanya pada pemerintahannya, tapi juga warganya.

12 tahun berlalu dan Indonesia sudah banyak berubah. Masyarakat semakin senang unjuk rasa. Kalau dulu cuma golongan tertentu yang berani, sekarang hampir semua bisa berdemo. Masyarakat pun semakin terbiasa dengan kekerasan. Asal pukul orang, lempar batu, senjata api, bahkan meledakkan bom seenaknya. Seperti nyawa orang tidak ada artinya.

Hukum semakin mudah dipelintir. Ah bukan, dari dulu hukum bisa dipelintir, cuma saya yang tidak tahu. Yang benar bisa divonis bersalah, sedangkan yang bersalah bisa melenggang bebas. Penegakan hukum jadi cuma sekedar main-main. Coba lihat sekarang, apa kabar kasus Munir? Antasari Azhar? lalu, siapakah yang bertanggung jawab atas peristiwa Mei 1998?

Katanya reformasi. Tapi yang berubah cuma orang-orangnya. KKN masih ada. Birokrasi busuk masih jadi budaya.

12 tahun berlalu dan saya sudah bukan anak kelas 6 SD yang naif berpikir bahwa negaraku ini sempurna. Saya belajar menerima bangsa ini apa adanya, semua baik dan buruknya. Saya percaya kekuatan kaum muda sebagai penggerak bangsa ini. Saya belajar, kalau yang saya bisa cuma menghujat, bangsa ini juga tidak akan jadi lebih baik. Karena itu saya berhenti menghujat. Nanti saja lah kalau saya sudah bisa memberikan sesuatu untuk bangsa ini baru saya menghujat lagi. Atau mungkin malah diam?




Bagaimanapun saya cinta bangsa ini. Selamat malam, Indonesia.




RIP seluruh korban peristiwa kerusuhan Mei 1998. Semoga tidak terulang lagi. Amin.


.: adiwardhani :.

Enya. Elf or Siren?

Yak. Bacalah twitnya bybyq berikut ini :




Waktu saya tanya kenapa dia bisa berpikiran kalo Enya adalah Elf, jawabannya :


Mwahaha... sempet-sempetnya kepikiran begitu. Tapi kalo ngeliat contoh makhluk Elf di film LOTR, cocok sih. Wajah dan bentuk badannya mendukung. Suaranya juga. Tinggal liat kupingnya Enya, lancip atau tidak.

Jadi inget pernah ngobrolin Enya sama temen. Waktu itu kami lagi ngomongin album Inspirational Moment. Kata temen saya, suara-suara kaya Enya, Jera dan Sarah Brightmann ini adalah suara 'dewa' atau lebih tepatnya lagi adalah suara 'Siren'. Bukan sirine seperti pada ambulan atau mobil polisi, ya.. juga bukan suara serak seperti Shireen Sungkar. Siren yang dimaksud di sini adalah suara peri laut (siren).

Menurut mitos, kata teman saya, Siren adalah makhluk laut yang suka ngeluarin bunyi-bunyian. Entah itu nyanyi atau ada maksud lain. Suara yang dikeluarkan adalah suara-suara gemerincing mirip bunyi harpa atau suara lembut, mendengung seperti suara terompet dari kerang.

Mirip kan ama suaranya Enya? tipis, berlapis-lapis, 'ngawang', dan menghanyutkan. Contoh paling gampang, coba dengarkan Amarantine, Only Time dan Lothlorien. Rasanya kaya' di alam lain (lebay). Lagu Enya favorit saya adalah Only If dan Caribbean Blue. Kalo dengerin Caribbean Blue, rasanya kaya lagi berenang lincah di laut yang biruu banget. Airnya jernih, tenang, banyak ikan lucu kecil-kecil dan pemandangan bawah lautnya bagus. Enteng gitu rasanya..

Kembali lagi ke bangsa Elf, saya mulai yakin kalau Enya bukan bangsa Elf karena setelah diliat-liat kupingnya nggak lancip.

FYI, susah banget nyari foto Enya close up yang keliatan kupingnya. Waktu nyari foto Enya saya sempet mikir, jangan-jangan Enya beneran Elf dan dia selama ini nutupin kuping lancipnya dengan rambut pendeknya. Tapi setelah nemu foto ini, saya lega.. berarti dia bukan Elf biggrin. Bukannya apa-apa, saya cuma ga terima aja kalo ada Elf beneran. Karena kalo ada, itu berarti saya harus ketemu sama Legolas, walaupun harus menjelajah ke Dunia Tengah, dunia para Elf.

Dan hey, lihatlah antingnya!. Yap! Bentuk Kuda laut. Semakin meyakinkan kalo Enya adalah Siren kan?.

Saya juga gak percaya kalo bybyq adalah Elf seperti apa yang dia bilang di bawah ini :
Tapi saya yakin kalau Enya adalah bangsa Siren (tanpa Sungkar di belakangnya).






(btw, gambar print screen twitter yang saya crop kok ga rapi yah? nanti deh saya benerin lagi kalo sempet)

.: adiwardhani :.

frustrated?


frustrated?
at the lowest point?

maybe

but they say life is a circle,
so let's roll it up

.: adiwardhani :.

you.have.stolen.my.heart


Aku persembahkan lagu ini untuk kamu, yang tadi membahas Dashboard Confessional bersamaku. Sebelum kamu berlayar mengarungi dunia, bagaimana kalau kita bertemu? sebentar saja..


We watch the season pull up its own stakes
And catch the last weekend of the last week
Before the gold and the glimmer have been replaced,
Another sun soaked season fades away

You have stolen my heart

Invitation only, grand farewells
Crash the best one, of the best ones
Clear liquor and cloudy eyed, too early to say goodnight

You have stolen my heart

And from the ballroom floor we are in celebration
One good stretch before our hibernation
Our dreams assured and we all, will sleep well

You have stolen
You have stolen my heart

I watch you spin around in your highest heels
You are the best one, of the best ones
We all look like we feel

You have stolen my
You have stolen my heart

.: adiwardhani :.

08.05.2010

  • Merayakan ulang tahunnya Sapu di Ikan Bakar Cianjur. Senangnya ketemu temen-temen lama, ada Kaka, Indro & pasangannya, Mbenk-kakek saya, dan temen-temen baru (temennya Windy, istrinya Sapu) : Heppy dan Rina (bener ga nulis namanya?). Maaf ga ada skrinsut. Keasyikan ngabisin Gurami Pesmol, jadi ga motret2 :D.
    Happy bday Sapu, semoga selalu dapat yang terbaik, semoga jadi suami siaga buat Windy dan ayah yang baik buat si calon bayi hebat. Mungkin bisa diawali dengan berhenti merokok. Tolong dijaga babynya baik-baik, karena baby ini diprediksi akan lahir dekat tanggal lahirku, jadi kerennya udah pasti kurang lebih sama kaya aku. Bersiap-siaplah, dunia...

  • Acara dilanjutkan di Java Dancer karena Happy pengen ngopi. Sampai di sana, semua pesenannya kalo ga hot/ice chocolate ya cappucino, yang pengen kopi justru ga pesen kopi :p. Mestinya di JD ini juga bisa ketemu sama junglon (karena dari status twitternya kita sama-sama di JD), cuma saya keburu pulang dan tidak sempat mengenalinya, hehe... maybe next time, or even tomorrow?

.: adiwardhani :.

07.05.2010

Kemarin :
  • Nonton Musicable di Samantha Krida. Ada Jawaica, The Bems And His Crimson Diary *cmiiw* dan tentu saja The Morning After. The Morning After pake gitaris pengganti sementara (Eka Wai Rejected), tapi tetep keren. Sepertinya dia menikmati main bareng The Morning After. You rock guys!
Hari ini :
  • Ke seminar tentang perbankan syariah di kampus. Kampus saya sekarang punya PKEBI (Pusat Kajian Ekonomi dan Bisnis Islam). Sebel deh ga dari dulu ada PKEBI. Ini kan seharusnya bisa membantu skripsikuuu.. huhu. Semoga dengan adanya PKEBI memang akan semakin banyak jurnal-jurnal tentang Perekonomian atau Akuntansi Islam.
  • Tidur siang 5 jam. Oh well, blame it on insomniac and my 1st day of period. (yee.. kalo kebo mah kebo aja :p)
  • Ngumpul sama temen-temen di Keiko. Sebentar, tapi cukup membuat saya merasa kalo Tuhan sayang sama saya, hehe.. Thank You, God :)
  • Oiya, selamat ya buat Arema Indonesia yang menang 2-0 atas Pelita Jaya. Pasti gara-gara Power Balance *lho?*
How's your day, peeps?

.: adiwardhani :.

Frau


gambar diambil dari sini


Salah satu cita-cita sederhana saya ada di Frau : menjadi musisi, pianis atau keyboardis, dan menciptakan sendiri lagu-lagunya.

Memang ada banyak penyanyi yang jago maen alat musik dan nyiptain lagunya sendiri, tapi yang musisi cewek? yang pake keyboard?.

Itu sebabnya sejak pertama kali nonton Frau di TV, saya langsung suka. Vokalnya lirih tapi membius. Pilihan nada yang kadang naik turun bebas khas irama klasik, serta penguasaan emosi yang matang di setiap lagunya membuat mendengarkan album Frau seperti menonton sebuah opera tanpa perlu merasa bosan.

Frau bercerita dalam lirik lagu yang tidak biasa. Simak ceritanya tentang cinta yang datang dan pergi dalam Mesin Penenun Hujan
Merakit mesin penenun hujan, hingga terjalin terbentuk awan
Semua tentang kebalikan,
terlukis, tertulis, tergaris di wajahmu
Keputusan yang tak terputuskan,
ketika engkau telah tunjukkan
Semua tentang kebalikan,
kebalikan di antara kita
Kau sakiti aku, kau gerami aku
Kau sakiti, gerami, kau benci aku
Tetapi esok nanti kau akan tersadar

Kau temukan seorang lain yang lebih baik
dan aku kan hilang, ku kan jadi hujan
Tapi takkan lama, ku kan jadi awan
Atau bagaimana Frau bercerita tentang nikmatnya jadi laki-laki dalam I'm A Sir
I’d dress up like a sir, I’d dress up as a sir
Stick on a mustache, a beard, and some speckles and put on a hat, like a sir
I’d step up like a sir, I’d step up as a sir
My queen shall lay her sword on my shoulders
As I say my prayers to bless her

The word would bloom as they shout out my name loud and clear
The skies will cheer for my life and the clouds will appear
To see me, just to see me

And I’d ce quite a legend for the next hundred years
My life would never be ever so sad and to tears
Would trickle down my cheeks and my eyes

Sedikit banyak ia mengingatkan saya dengan Regina Spektor. Mungkin bisa dibilang Frau adalah Regina Spektor versi klasik dan versi anteng.

Mini album Frau - Starlit Carousel bisa didownload gratis di sini, sementara album fisiknya sendiri sedang dalam persiapan untuk rilis. Katanya akan ada kejutan dalam album fisiknya. Kejutan seperti apa? Kita tunggu saja.


.: adiwardhani :.

Sri Mulyani. Siapa lagi?


gambar diculik dari sini


Perkenalkan, namanya Sri Mulyani. Sekarang menjabat sebagai Menteri Keuangan dalam Kabinet Indonesia Bersatu jilid II, dimana menurut SBY, Sri Mulyani adalah salah satu menteri terbaik yang dimiliki bangsa ini.

Perkenalkan, namanya Sri Mulyani. Sebentar lagi beliau akan meninnggalkan jabatannya sebagai Menteri Keuangan dan menjabat sebagai managing Director di World Bank, Jabatan tertinggi kedua di World Bank setelah Presiden Utama. Mengutip pernyataan dari Kabag Humas World Bank untuk Indonesia, Randy Salim, tugas Managing Director yang akan diemban Sri Mulyani antara lain mengawasi perekonomian di 74 negara di kawasan Amerika Latin, Karibia, Asia Timur dan Pasifik, Timur Tengah dan Afrika Utara. Selain itu Managing Director juga dapat memberikan rekomendasi kepada World Bank untuk sebuah rencana proyek baru di suatu negara jika disetujui oleh Dewan Direktur Eksekutif.

Buset. Ngebayanginnya aja mules. Mengawasi perekonomian satu negara aja rasanya berat, ini 74 negara. Berarti kualitas Sri Mulyani memang diakui oleh dunia internasional.

Sri Mulyani akhirnya memilih untuk menerima tawaran World Bank. Presiden setuju. Yang teriak-teriak keberatan adalah mereka yang merasa urusan dengan SMI belum selesai terkait dengan kasus Century, jadi SMI tidak boleh pergi dari Indonesia, *lirik Akbar Faisal*.

Bagi mereka yang merasa masih punya urusan dengan SMI belum selesai, saya cuma mau bilang : ini yang dihadapi Sri Mulyani. Bukan Anggodo. Bukan Gayus. Sri Mulyani tidak mangkir kalau dipanggil, tidak pura-pura sakit, tidak pura-pura lupa, dan tidak perlu dirayu dulu untuk pulang ke negaranya hanya karena harus menjalani pemeriksaan. Masih ada waktu sebelum beliau hijrah, kalau merasa masih ada yang perlu diselesaikan, silahkan diselesaikan. Kalau mau tetep ribut ini-itu yang gak perlu, juga silahkan. Randy Salim juga mengatakan kalau World Bank menghormati proses hukum di Indonesia atas kasus yang melibatkan Sri Mulyani, jadi kalau memang nanti Sri Mulyani diperlukan untuk pemerikasaan, World Bank tidak akan menghambat proses hukum tersebut.

Lalu siapa pengganti Sri Mulyani? entahlah. Nama yang beredar antara lain (yang saya tau) Agus Martowardojo, Anggito Ambimanyu, dan Darmin Nasution. Mungkin juga ada nama lain. Yang jelas idealnya calon pengganti Sri Mulyani adalah orang yang memiliki kapabilitas kurang lebih sama dengan Sri Mulyani, punya integritas, dan bukan titipan partai atau golongan tertentu. Susah ya sepertinya? seperti status yang saya baca di twitter (maaf, lupa status siapa) , "nyari Menteri Keuangan baru gampang, tapi yang susah adalah nyari yang kaya Sri Mulyani".

Siapapun nanti yang menggantikan Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan, semoga dapat meneruskan kerja keras beliau selama ini. Semoga SBY tidak salah pilih. Amin.


.: adiwardhani :.

hey, malam minggu

1 Mei 2010**(Postingan ini sebenarnya ditulis di diary saya** tanggal 2 Mei 2010. Diedit sedikit untuk keperluan postingan blog)
**yes, diary tulis tangan. jaman ngeblog begini saya memang masih rajin nulis di diary tulis tangan

Mari menyambut Mei. Gosh, time flies too fast. Rasanya baru kemarin saya bilang ke Samid kalo saya ga pengen tahun 2010 cepet dateng, eh gak taunya sekarang malah udah mau masuk pertengahan tahun. Banyak hal yang harus diselesaikan, sementara waktu rasanya gak pernah cukup. Atau sepertinya saya yang butuh kursus manajemen waktu supaya semuanya bisa beres tepat waktu, karena memang bukan salahnya 'waktu', kalau ada kerjaan yang belum selesai. Toh dia cuma bergulir begitu saja sesuai tugasnya.

Malam hari ini cukup menyenangkan. Diawali dengan agenda malam ini adalah ke nikahan di Samantha Krida. Detik-detik sebelum berangkat, mata saya kedutan. Katanya sih ada artinya. Bukannya mau percaya soal simbol-simbol seperti itu, cuma daripada saya berpikiran negatif tentang kedutan itu, mendingan saya mikir yang enak-enak aja seperti yang sudah saya tulis di twitter :D


Sesampainya di acara nikahan, saya lupa dengan firasat kedutan tadi. Ya iyalah, mari kita nikmati saja acara nikahan ini. Dulunya saya tidak suka datang ke acara nikahan, alasannya klise : enggak banyak orang yang dikenal, dan entah kenapa saya agak susah membaur dengan tamu-tamu undangan lainnya.

Lama kelamaan saya menikmati acara resepsi pernikahan. Selain karena banyak makanan enak, yang datang cantik-cantik, ganteng-ganteng :D. Resepsi pernikahan adalah salah satu acara dimana keluarga besar, kerabat dekat, temen, semuanya ngumpul, dan terlihat bahagia.
Kalo soal ga ada yang dikenal di nikahan, sebenernya nikahan bisa juga jadi tempat untuk mencari kenalan baru, walaupun sayangnya saya nggak pernah ngalamin. Intinya, berada di suatu acara pernikahan itu auranya positif, menyenangkan.

Oh jangan lupa satu lagi, di acara nikahan juga ada musik bagus. Contohnya, di acara nikahan ini saya baru pertama kalinya denger lagu Perhaps, Perhaps, Perhaps versi latin akustik (judulnya Quizas, Quizas, Quizas). Saya ikut nyanyi dong, tapi versi bahasa Inggrisnya. Cuma saya juga heran kenapa lagu ini ada di nikahan.

Setelah acara nikahan selesai, saya lanjut ke acara berikutnya, midnight Clash Of Titans. Sebelumnya, saya sempatkan untuk ke rumah dan ganti celana (tapi make up masih nempel, oh well.. bodo amat). Film mulai jam 10.15, saya baru berangkat dari rumah jam 10. Niatnya sampai di Matos langsung ke toilet 21 dan langsung nonton. Ternyata partner midnight saya kali ini minta disusul di hypermart, buat "nampung" jajanan di tas saya. Yah baiklah temanku, demi kalian, aku lawan rasa kebelet pipis dan eskalator yang sudah dimatikan itu demi kelangsungan acara nonton kita. Sampai di hypermart, ternyata mereka masih ribet di dalem, saya nunggu di luar aja. Dan di sinilah, firasat saya tadi jadi kenyataan.

Saya ketemu seseorang yang saya kagumi sejak lama. Oke, bukan ketemu dan ngobrol, cuma papasan, tapi itu cukup membuat saya speechless, bengong, gemetaran, dan deg-degan. Kami papasan di dekat tempat penitipan barang, dan saya lihat wajahnya senyum. Manis sekali. Entah senyum ke siapa, tapi kalo boleh ge-er, itu senyumnya buat saya aja yah. Kami tidak saling menyapa karena kami memang tidak saling mengenal, cuma saya sudah tau dia sejak lama. Sudah sejak lama juga saya mengagumi karya-karyanya. He's smart, and charming. The more i know about him, the more i adore him. Kalau diteruskan, saya bisa-bisa jatuh cinta sama dia, sayangnya dia sudah punya pacar. Adegan papasan ini pun, sebenarnya ada pacarnya di sampingnya (cuma tidak saya ceritakan, hehe).

Akhirnya saya duduk di bangku di luar hypermart, sambil menenangkan diri dan senyum-senyum sendiri dan curi-curi pandang sampai dia benar-benar hilang dari pandangan. Sounds lebay ya? biarin deh, jarang-jarang ketemu dia, soalnya. Beginilah nasib menjadi penggemar rahasia, cuma bisa mengagumi dari jauh. Saya sebenarnya masih berharap kalo dia ternyata nonton Clash of Titans juga, siapa tahu satu studio. Tapi rasanya tidak, film begini not his cup of tea.

Nah itu dia, partner midnight saya sudah selesai belanja. Rupanya mereka liat saya tadi senyum-senyum sendiri selama nunggu, haha. Semua jajanan dimasukkan ke tas saya, cuma karena tas saya tidak terlalu besar, dan di dalamnya masih ada clutch bag yang saya pakai waktu di acara nikahan tadi, perlu sedikit bongkar-bongkar isi tas. Tiba-tiba teman saya (cowok) berinisiatif untuk membawa clutch bag saya. Wah, ide bagus .. dan konyol. Sayang sekali waktu itu pengunjung Matos sudah sepi, coba kalo masih ramai, dia bakal jadi tontonan, hihi.

Baiklah, sudah waktunya nonton. Telat sekian menit karena insiden bongkar tas plus eskalator yang sudah dimatikan dan kita dimarahi satpam karena kita nekat lewat eskalator yang sudah ditutup, dipalang sama bangku. Harap maklum Pak, kami ngejar waktu dan lewat eskalator yang kebetulan dipalang ini adalah rute yang paling dekat. Kalo liftnya nggak mati ya pak, kita pasti lewat lift kok. Agak heran juga sih mall ini, walaupun memang sudah larut malam , pengunjung yang butuh eskalator ini masih banyak. Kalo semua eskalator dipalang dan liftnya mati, kita lewat mana coba?.

Udahan ah ngomelnya. Mau nungguin dialog "Release The Kraken!!".

.: adiwardhani :.

#blog 31 hari


Dalam rangka menyambut Pesta Blogger 2010, mari mencoba menjawab tantangan #blog31hari ini. Satu postingan datu hari selama bulan mei, 31 hari penuh. Gak segampang kelihatannya lho.. sehari satu postingan aja susah. Saya ikut tantangan ini sebenernya sekalian buat latihan nulis review atau nulis artikel. Jadi kalo nanti di blog ini banyak artikel atau review film, album, konser, dan sebagainya, harap maklum yah.. hehe..

happy blogging ;)

.: adiwardhani :.